






![]() | Hari ini | 139 |
![]() | Kemarin | 1384 |
![]() | Minggu ini | 11005 |
![]() | Bulan ini | 32090 |
![]() | Semua | 881374 |
| Procurement of goods for disaster victims |
Tidak mudah memang mengidentifikasi jumlah dan jenis kebutuhan logistik yang diperlukan untuk didistribusikan ke lokasi bencana. Permasalahan umum yang terjadi pada saat menangani logistik untuk bencana adalah :
1. Sumber tidak cukup 2. Akuntabilitas dan kontrol yang buruk 3. Terlalu banyaknya informasi 4. Kehilangan, sisa, berlebihan 5. Asumsi berlebihan 6. Sistem distribusi tak terkontrol 7. Keluarga tak dapat mencukupi kebutuhan 8. Kurangnya info sistem distribusi 9. Tak ada kontrol terhadap bahan distribusi 10. Masyarakat tak menerima bantuan
Dengan seringnya muncul permasalahan tersebut para pelaku negara dan non-negara mempunyai tanggungjawab untuk memenuhi hak atas pangan, ketentuan standar-standar minimum ketahanan pangan, gizi dan bantuan pangan adalah suatu pernyataan praktis dari azas dan hak yang terkandung dalam Piagam Kemanusiaan karena setiap orang mempunyai hak atas pangan yang memadai.
Dalam Pengadaan Logistik, Lesman menerapkan mekanisme biding (tender permintaan barang, khususnya untuk barang-barang Produk pabrikan. Untuk pengadaan barang bantuan food item, Lesman bekerja sama dengan kelompok-kelompok petani dan jaringannya (untuk beras), kerjasama dengan pengusaha kecil menengah untuk pengadaan paket lauk pauk.
Pengadaan pangan, khususnya beras dikonsentrasikan berasal atau diproduksi dari wilayah yang tidak terkena bencana dan bekerjasama dengan kelompok-kelompok petani produsen dan mitra jaringannya.
Bagi Pedagang ataupun produsen barang, yang berupa pangan seperti Beras, minyak goreng, Mie dan minuman instan dan lainya, sampai peralatan non-pangan seperti tikar, selimut, tenda, peralatan mandi dan lainnya, disatu sisi meningkatkan omzet penjualanya, disisi lainya barang tersebut memang sangat dibutuhkan oleh masyarakat yang sedang terkena bencana. Sebuah gambaran yang bertolak belakang memang. Tapi kedua kondisi ini ada hikmahnya.
|