|
Problems, Support and Recovery disaster survivors |
Masalah – masalah yang mungkin menyertai penyintas (survivor) - Fisik ; Luka yang diderita penyintas dari suatu bencana dapat bersifat sementara maupun permanen. Pengobatan / operasi yang harus dijalani dalam penyembuhan biasanya juga menjadi tantangan tersendiri bagi para penyintas.
- Psikologis ; Perubahan yang mendadak akan membuat seseorang merasa tidak siap untuk menerimanya. Hal ini seringkali akan membuat seseorang merubah atau menata ulang cara pandangnya terhadap diri sendiri.
- Ekonomi ; Suatu bencana dapat menghilangkan / menghabiskan harta benda seseorang sehingga ia tidak lagi dapat memenuhi kebutuhan dirinya.Sosial ; Perubahan keadaan membuat ia harus menyesuaikan diri lagi dengan lingkungannya. Baik itu lingkungan pergaulan ataupun pekerjaan. Selain itu ia juga harus berhadapan dengan bagaimana cara masyarakat menerima dirinya.
- Keluarga ; Adakalanya penyintas menjadi sangat tergantung / menarik diri dari keluarganya. Di sisi lain terdapat situasi dimana keluarga tidak / belum dapat memahami / menerima keadaan penyintas.
Secara psikologis terdapat beberapa hal yang mungkin terjadi pada penyintas (survivor), antara lain : - Perasaan takut yang berkelanjutan terhadap penyebab bencana/ tempat kejadian/ hal– hal lain yang dapat mengingatkan penyintas terhadap bencana yang pernah dialaminya.
- Terus – menerus teringat terhadap kejadian bencana.
- Kemarahan yang berkepanjangan (merasa diperlakukan secara tidak adil, belum dapat menerima kenyataan, merasa lelah menyesuaikan diri)
- Perasaan depresi
- Cara pandang terhadap diri sendiri menjadi negatif
- Hilangnya kepercayaan diri
Hal – hal yang dapat dilakukan penyintas untuk kembali berdaya - Mengenali keadaan diri yang sekarang, yaitu mengenai apa yang bisa dan tidak bisa kita lakukan.
- Kembali bertangung jawab atau mengambil alih kontrol terhadap diri sendiri.
- Mendefinisikan kembali tujuan dan cita – cita hidup.
- Mempelajari hal–hal baru yang bisa meningkatkan kemampuan dan kepercayaan diri.
- Membagi pengetahuan kepada orang lain, hal ini secara tidak langsung dapat mengurangi beban diri dan memberikan pembelajaran kepada orang lain.
Bentuk dukungan yang dapat diberikan keluarga atau orang terdekat - Mempelajari & memahami keadaan serta perasaan penyintas
- Memberikan ruang pada penyintas untuk memilih cara yang terbaik untuk pulih.
- Memperlakukan penyintas secara wajar / tidak memberikan perhatian yang berlebih – lebihan yang dapat membuat penyintas merasa tidak nyaman.
- Melibatkan penyintas pada kegiatan sehari – hari.
- Menghargai usaha – usaha penyintas.
Bentuk dukungan yang dapat diberikan oleh masyarakat dan pemerintah - Menerima kehadiran penyintas dalam lingkungan sosial.
- Memahami bahwa penyintas bukanlah orang yang tidak berdaya. Penyintas perlu mendapat kesempatan untuk menunjukkan kemampuan mereka.
- Memfasilitasi kebutuhan – kebutuhan penyintas dalam ruang gerak sosial dan pekerjaan.
- Melibatkan penyintas dalam kegiatan – kegiatan kemasyarakatan sehingga mereka juga merasa terlibat, merasa memiliki dan bertanggung jawab terhadap lingkungannya.
|