1. A BRIEF HISTORY The cattle are kept for exploited workers / retrieved result by way mengembangbiakkannya thereby increasing farmers' incomes. Domesticated livestock in order to grow healthy and strong, much needed in the feed. Diet has an important role for livestock, either for the growth of young cattle and to maintain life and produce products (milk, kids, meat) and manpower for adult cattle. Another function of the feed is to maintain endurance and health. Livestock in order to grow as expected, the type of feed given to livestock must be of good quality and in sufficient quantities. Food that is often given to the work of livestock such as: forage and concentrates (food reinforcement). 2. TYPE 1. Fresh forage Fresh forage are all ingredients of feed given to livestock in the form of fresh, good first cut (by humans) or not (disengut directly by cattle). Generally consists of fresh forage leaves originating from grasses, plants the seeds / nuts type. Forage grasses is a very desirable farm fresh, easy to obtain because it has the ability to grow high, especially in the tropics although often cut / disengut directly by livestock so profitable farmers / farm managers. Forage contains a lot of carbohydrates in the form of simple sugars, starch and fructose which was instrumental in generating energy. 1. Herbage Elephant grass (Pennisetum purpureum), grass Bengal (Penicum maximum), grass setaria (setaria sphacelata), Brachiaria grass (Brachiaria decumbens), grass Mexico (Euchlena Mexicana) and native grass that grows wild. 2. Nuts: lamtoro (Leucaena leucocephala), stylo (Sty-losantes guyanensis), centro (Centrocema pubescens), Pueraria phaseoloides, Calopogonium muconoides and other types of nuts. 3. Leaves: leaves of jackfruit, banana leaves, leaf turi, leaves, etc. chinese petai.
|
|
Read more...
|
|
|
Materi IV - PEMBUATAN SILASE Bahan pembuatan Silase Bahan untuk pembuatan silase adalah segala macam hijauan dan bahan dari tumbuhan lainnya yang di sukai oleh ternak ruminansia, seperti : -Rumput, Sorghum, Jagung, Biji-bijian kecil, tanaman tebu, tongkol gandum, tongkol jagung, pucuk tebu, batang nanas dan jerami padi, dll Syarat hijauan (tanaman) yang dibuat Silase : Segala jenis tumbuhan atau hijauan serta bijian yang di sukai oleh ternak, terutama yang mengandung banyak karbohidrat nya. Untuk penjelasan mengapa dan apa sebabnya lihat di bagian Prinsip Fermentasi Bahan tambahan Dengan mengetahui prinsip fermentasi dan phase tahapan prosesnya , maka kita bisa memanipulasi proses fermentasi dalam pebuatan silase. Manipulasi di tujukan untuk mempercepat proses atau untuk meningkatkan dan mempertahankan kadar nutrisi yang terkandung pada bahan baku silase Manipulasi dengan penambahan bahan additive ini bisa dilakukan secara langsung dengan |
|
Selanjutnya >>>
|
|
Materi III - Tahapan atau Phase yang terjadi pada proses fermentasi Silase Proses fermentasi ini (yang biasa di sebut dengan Ensiling), berjalan dalam enam phase, yaitu:
Phase I Saat pertama kali hijauan di panen, pada seluruh permukaan hijauan tersebut terdapat organisme aerobic, atau sering disebut sebagai bakteri aerobic, yaitu bacteri yang membutuhkan udara / oksigen. Sehingga pada saat pertamakali hijauan sebagai bahan pembuatan silase di masukan ke dalam silo, bakteri tersebut akan mengkonsumsi udara/oksigen yang terperangkap di dalam rang silo tersebut. Kejadian ini merupakan sesuatu yang tidak di inginkan untuk terjadi saat ensiling, karena pada saat yang sama bakteri aerobik tersebut juga akan mengkonsumsi karbohidrat yang sebetulnya di perlukan bagi bakteri lactic acid. Walaupun kejadian ini nampak menguntungkan dalam mengurangi jumlah oksigen di dalam silo , sehingga menciptakan lingkungan anaerob seperti yang kita kehendaki dalam ensiling, namun kejadian tersebut juga menghasilkan air dan peningkatan suhu / panas. Peningkatan panas yang berlebihan akan mengurangi digestibility kandungan nutrisi, seperti misalnya protein. Proses perubahan kimiawi yang terjadi pada phase awal ini adalah terurainya protein tumbuhan, yang akan terurai menjadi amino acid, kemudian menjadi amonia dan amines. Lebih dari 50% protein yang terkandung di dalam bahan baku akan terurai. Laju kecepatan penguraian protein ini (proteolysis), sangat tergantung dari laju berkurangnya kadar pH. Raung lingkup silo yang menjadi acid, akan mengurangi aktivitas enzym yang juga akan menguraikan protein.
|
|
Selanjutnya >>>
|
|
|
|
|
<< Start < Prev 1 2 Next > End >>
|
|
Page 1 of 2 |