






![]() | Hari ini | 757 |
![]() | Kemarin | 1728 |
![]() | Minggu ini | 2485 |
![]() | Bulan ini | 36010 |
![]() | Semua | 885295 |
| Forum Perempuan Boyolali |
|
Pertemuan Perempuan Petani Wilayah Kabupaten Boyolali
Diantara nilai-nilai gender dalam kehidupan sehari-hari yang juga diperjuangkan oleh kalangan perempuan adalah hilangnya kekerasan terhadap perempuan. Namun tidak dapat dipungkiri, kekerasan terhadap perempuan sebagai salah satu akibat dari adanya ketidak adilan gender, senyatanya masih terjadi di berbagai lapisan masyarakat.. Kasus-kasus kekerasan dari pelecehan seksual sampai ke kekerasan fisik dan psikis, masih terjadi pula di kalangan perempuan petani, tidak terkecuali masyarakat petani. Meskipun secara hukum, Indonesia telah mengesahkan Undang-undang Penghapusan kekerasan dalam rumah tangga (UU PKDRT), tetapi masyarakat masih banyak yang belum mengetahuinya. Untuk itu, sosialisasi UU PKDRT diperlukan kepada seluruh elemen masyarakat, termasuk kelompok perempuan petani. Selanjutnya, agar perilaku sensitif gender dapat membudaya di kalangan para perempuan petani, diperlukan aktifitas-aktifitas yang berkesetaraan gender. Aktifitas-aktifitas ini perlu direncanakan dengan pola-pola perencanaan berperspektif gender. Metode perencanaan ini memperhatikan pola-pola relasi kekuasaan yang terjadi ditingkat masyarakat. Mulai dari keluarga sampai ke ranah publik. Misalnya pola relasi laki-perempuan, buruh-majikan, petani-pihak yang menguasai petani, dsb. Dengan pola perencanaan yang sensitif gender ini, diharapkan output dari program/aktifitas yang diharapkan lebih dapat memberi keadilan bagi semua pihak yang menjadi sasaran. Lesman mengadakan pertemuan perempuan petani dengan muatan pertemuan sosialisasi UU PKDRT (Kekerasan Berbasis Gender) dan menggali permasalahan-permasalahan yang ada di kalangan perempuan petani sebagai acuan dalam perencanaan program Lesman yang responsif gender ke depan. Selain itu, pertemuan juga dimaksudkan sebagai wadah konsolidasi bagi perempuan petani di Kabupaten Boyolali, dalam rangka menguatkan solidaritas dan menguatkan kelembagaan perempuan petani di Boyolali.
|