






![]() | Hari ini | 892 |
![]() | Kemarin | 1728 |
![]() | Minggu ini | 2620 |
![]() | Bulan ini | 36145 |
![]() | Semua | 885429 |
| Pengembangbiakan Kelinci |
|
Kelinci betina jenis kecil normalnya siap untuk dikawinkan pada umur 5 bulan, dan kelinci jantan siap pada umur 6 bulan. Kelinci betina jenis sedang ketika umur 6 bulan, dan jantan pada umur 7 bulan. Kelinci jenis besar betina pada umur 8 bulan, dan jantan pada umur 9 bulan.
![]() Kamu bisa menyiapkan rasion 1 jantan terhadap 10 betina jika kamu mau. Jantan secara efektif dapat membuahi sampai 7 kali seminggu, kamu dapat juga menggunakan si jantan untuk kimpoi dua kali sehari. Yang paling baik adalah 2 kali seminggu. Perhatikan hal-hal berikut dalam pengembangbiakan kelinci: • Hanya kawinkan kelinci satu jenis. Dengan kualitas kontes, kelinci berdarah campuran tidak akan dapat dijual sampai 4 generasi kedepan. • Hanya tempatkan 1 kelinci pada tiap kandang, ketika umur kelinci 3 bulan atau lebih. Kelinci lebih cepat dewasa ketika sendiri, tidak berkelahri, dan tidak dikawinkan, sehingga mengurangi resiko hasil yang tidak diharapkan. • Sebelum proses pengawinan, periksa lantai kandang jantan dan betina untuk melihat tanda2 diare. Jangan kimpoikan kelinci pada kondisi diare, hingga sembuh benar. Lihat juga alat kelamin kedua kelinci untuk melihat tanda 2 infeksi dan penyakit (misal: kemerahan yang parah, bekas gigitan, luka, dsb) • Ketika siap, bawa betina ke kandang jantan, jangan sebaliknya. Karena si jantan akan kurang minat untuk kimpoi. Ia akan sibuk mencium-cium seputar kandang. • Ada dua pilihan, pertama membiarkan mereka satu kandang selama satu malam, yang kedua adalah membiarkan si betina pada kandang jantan 1 hingga 12 jam setelah proses kawin. Ini akan meningkatkan kemungkinan hamil dan dapat menambah jumlah anak. • Catat tanggal mereka kawin, kamu dapat melakukan test kehamilan pada hari ke 10 dan ke 14 setelah mereka melakukan perkimpoian. Cara untuk mengetahui kehamilan adalah meraba perut bagian bawah dengan jempol dan jari telunjuk kamu untuk merasakan adanya janin berukuran kelereng atau anggur • Tempatkan kotak tempat kelahrian pada hari ke 29 dan pada hari ke-31, si betina akan melahirkan. Jangan pernah mengawinkan antara kakak dan adik. Kombinasi yang lain adalah mungkin: ayah dan anak, ibu dan anak, sepupu, dsb. Hindari mengembangbiakan kelinci yang memiliki kelainan genetika seperti gigi serigala, atau kornea berawan (mata bulan), atau kepala yang tidak proporsional(kecuali pada dwarft, dimana sekitar 25% terlahir dengan kepala atau kaki yang cacat) Mengevaluasi siklus reproduksi kelinci. Seekor kelinci secara normal dapat dikawinkan pada usia 6 bulan untuk ukuran kecil sampai sedang dan 8 sampai 9 bulan untuk ukuran besar. Masa kehamilan adalah 31 hari. Setelah anaknya dipisahkan, lebih baik dikawinkan lagi pada minggu ke 6, dan memisahkan anak-anka kelinci pada usia 5 – 7 minggu. Siklus ini berlanjut hingga usia betina mencapai 4 tahun atau hasil produksinya tidak memuaskan. Pada periode Oktober hingga Desember, banyak kelinci yang memasuki periode susah hamil. Akan membantu juga jika kandang kelinci mendapatkan cukup penerangan. Juga jika suhu udara terlalu panas, jumlah sperma si jantan akan berkurang, dan tingkat perkimpoian akan menurun. Beberapa orang menyimpan kelinci jantan mereka pada ruangan ber-AC untuk tetap menjaga tingkat perkimpoian yang tinggi. Standar minimum bagi betina untuk berreproduksi per tahun adalah sebagai berikut: Dwarf: 8 Kelinci kecil: 14 Kelinci sedang: 16 Kelinci pedaging: 20 Kelinci Besar: 16
|