Kamis
Maret 2010
11

WebChat

We have 34 guests online

Forum Tani

Forum Tani Dampingan lesman di Kab. Boyolali
Forum Tani Dampingan lesman di Kab. Kulon Progo
Forum Tani Dampingan lesman di Kab. Gunung Kidul

Unit Program

Kerjasama

Campaign Media

 
 
 Poster
poster

Download this version (Large ) Download the large size

-----------------------

KALENDER 2010

 kelander_2010

Administrator

klik cancel pada popup pertama

Sekolah Lapang

Boleh Copy Paste

Kalau Anda tertarik dengan Artikel diatas dan berniat untuk meng-copy-nya serta menyebarluaskannya. Jangan malu-malu, copy aja langsung atau save as lewat menu bar. Boleh diubah, dimodifikasi, dan diperkaya, asal tetap mencantumkan credit-nya dan alamat URL-nya. Diperbolehkan selama untuk tujuan kebaikan, tidak melanggar hukum, norma-norma etika dan kesulilaan, tidak menyinggung SARA, dan BUKAN UNTUK TUJUAN KOMERSIAL. Untuk tujuan yang terakhir ini harus bayar Royalti; salam Lesman

Angket

Apakah Pertanian Organik ?
 

Tautan Lesman

Lesman on Facebook
Lesman on twitter
Lesman on Youtube
Lesman Photo Dokumentation

Tamu online

Ada 34 tamu online

Data Pengunjung

DATA PENGUNJUNG Mulai Oktober 2008
mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterHari ini160
mod_vvisit_counterKemarin501
mod_vvisit_counterMinggu ini1769
mod_vvisit_counterBulan ini4933
mod_vvisit_counterSemua143819
___________

 lestarimandiri.org

 Nar     
Mul     
Heni    
Theresia
 
Alexa Traffik Rank -------------------
Google Pagerank PR bar Google Pagerank PR bar PageRank.seoserp.com
Lesman - KEDAULATAN PETANI ATAS PANGAN
Melestarikan Budaya

Kamis 21 Januari 2010, Pada hari tersebut diadakan sebuah acara besar di Desa Clunthang, khususnya masyarakat Pedukuhan Gedong yaitu acara Bersih Desa atau sering disebut dengan Rasul. Kegiatan Rasulan dikawasan kaki gunung merapi ini sudah dilakukan secara rutinitas setiap satu tahun sekali. Dan tahun 2010 ini dilakukan pada bulan awal yaitu Januari. Tradisi Bersih Desa ini diselenggarakan setelah Idul Adha jika menurut penanggalan Islam.

Kamis 21 Januari 2010 adalah hari yang menjadi pilihan alternatife bagi masyarakat Pedukuhan Gedong. Setiap rumah penduduk menyajikan aneka makanan tradisional yang disajikan untuk para tetangga, kerabat dan keluarga. Tradisi ini selain Tradisi bersih Desa juga merupakan tradisi upacara bersyukur kepada Sang Pencipta atas berkah panenan pertanian yang telah dilakukan masyarakat di Pedukuhan Gedong, dan sudah dilakukan sejak nenek moyang terdahulu dan hingga kini masih tetap dilaksanakan. Reog, campur bawur, dan aneka seni tradisional merupakan suatu tradisi tidak pernah ketinggalan dalam rangkaian acara tersebut. Seperti yang dikatakan oleh sesepuh pedukuhan “ tradisi seko leluhur ki kudu diuri-uri ora oleh ditinggalke seko jamanenenek moyang nganti saiki kudu tetep dijogo, sedino sak durunge rasulan kiwo tengen omah kudu diresiki ora oleh ora, nak ora dilakoniurung iso dijenengke rasul”. Maksudnya adalah tradisi dari nenek moyang harus tetap dijaga dan tidak boleh ditinggalkan dan sehari sebelum Acara Rasul (acara Tayuban) harus melakukan bersih-bersih lingkungan pedukuhan, dan hal tersebut harus dilakukan dan belum dianggap rasul/bersih desa jika tidak dilaksanakan.

Baca selengkapnya...
 
Sarasehan Kampung Lestari

Warga Dukuh Nglambur, Desa Sidoharjo, Kec. Samigaluh antusias mewujudkan gagasan untuk membangun wilayahnya menjadi kawasan Kampung Lestari. Potensi alam dan keaneka-ragaman kegiatan Pertanian telah dilakukan untuk mewujudkan gagasan ini. Pedukuhan yang terletak di dekat tempat pariwisata Suroloyo ini memang menyimpan berbagai potensi. Potensi ini diharapkan akan menjadi salah satu penopang obyek wisata Suroloyo di pegunungan menoreh yang berbatasan dengan kabuipaten Magelang ( jawa tengah). 

Ada 2 hal yang mendasari mengapa lahir gagasan Kampung Lestari yaitu :

  • Untuk memersiapkan masyarakat menghadapi Eko Wisata Suroloyo
  • Menciptakan sebuah kemerdekaan untuk menentukan dan mengelola hidup serta kehidupan.

Tujuan Kampung Lestari:

  1. Memelihara kelestarian SDA dan SDM untuk menjaga produktifitas lahan pangan dalam jangka panjang.
  2. Menciptakan lingkungan yang sehat nyaman dan aman
  3. Menciptakan Lapangan kerja baru di pedesaa.
  4. Meningkatkan pendapatan masyarakat

Kegiatan pendukung Kampung Lestari yang sudah dilakukan untuk peningkatan kapasitas SDM :

Selanjutnya >>>
 
Mewujudkan Kampung Lestari

GRAND OPENING KAMPUNG LESTARI, Dk. Nglambur, Ds. Sidoharjo, Kec. Samigaluh

Kabupaten Kulonprogo,  17 dan 18 Desember 2009

Awal kegiatan dimulai dari gagasan Kelompok Tani Dk.Nglambur yang berupaya mewujudkan wilayah pedukuhannya menjadi  “ Kampung Lestari “ sebagai penyangga potensi wisata di wilayah Suroloyo sebagai kawasan  “Eko Wisata” di Kulonprogo. Kegiatan ini merupakan  kerja sama masyarakat  pedukuhan Nglambur dengan berbagai lembaga swadaya masyarakat ( Lesman, Dian Desa,  dan  Mahasiswa UGM.)

Acara lounching Kampung Lestari dikemas dalam kegiatan SIDOHARJO EXPO 2009, bersamaan dengan acara ritual 1 Suro.

Diawali dengan Tirakatan malam 1 Suro tanggal 17 Desember 2009 pukul 20.00 – 24.00 Wib. Di lapangan Pedukuhan Nglambur. Dengan acara lounching Kampung Lestari, Mujadahan, Sholawatan, dan Pemutaran Film dengan tema Pelestarian Lingkungan dan Air.

Kirab Gunungan berupa komuditas masyarakat pedukuhanNglambur pada tanggal 18 Desember 2009 pukul 09.00 dimulai dari pintu masuk Pedukuhan Nglambur menuju lapangan dukuh Nglambur yang berjarak 450 meter. Kirab gunungan dikawal oleh tokoh masyarakat yang berpakaian adat kejawen, Jatilan, Rebana dan Marching Band dari MTsN Sidoharjo.

Di lapangan Nglambur hadir undangan  Wakil Bupati Kulonprogo ( Mulyono ), DPRD ( Sarkowi ), Kepala Dinas Pariwisata, Budaya dan Olah raga Kabupaten Kulonprogo ( Bambang Pidekso ), Camat Samigaluh ( Latmiyo ), Kepala Desa Sidoharjo ( Budi Hutomo Putro), Kepala Sekolah MTsN Sidoharjo ( Drs. Khoiron ), Danramil Samigaluh , Direktur Perkumpulan Lestari Mandiri – Lesman  ( C.Sigit Prihandono, S.P ), Dian Desa, Mahasiswa UGM dan Masyarakat.

Baca selengkapnya...
 
Bookmark and Share Subscribe Bookmark and Share